Blogroll

CV. Assiry Art dalam Liputan

Assiry GRC Kubah Masjid

Selamat Datang di www.assirygrckubah.com , kami ahlinya membuat GRC kubah, ornamen, dll. Silakan anda lihat karya-karya kami, besar harapan bisa bekerja sama dengan anda.

CV.Assiry Art adalah kendaraan Pesantren Seni Rupa dan Kaligrafi Al Quran yang ikut andil dalam menebarkan virus- virus kaligrafi di Indonesia dan manca negara. Berbagai bahan dan media yang sudah ditangani. Sejak 2003 CV.Assiry Art mencoba peruntungan bisnis dengan menggunakan bahan GRC untuk pembuatan motif ukiran, baik krawangan maupun masif. Disamping itu CV.Assiry Art juga mulai menerima order membuat Kubah GRC satu paket dengan kaligrafi interior dan eksterior kubah.

GRC adalah singkatan dari Glassfibre Reinforced Cement, dimana pengertiannya adalah sebuah produk precast / pracetak dari beton yang di-mixed dengan serat fiberglass. Keuntungan produk GRC adalah lebih ringan di banding dengan produk beton pracetak pada umumnya dan bisa dibuat lebih tipis sebagai papan GRC / GRC board atau panel GRC.

GRC adalah produk rekayasa sebagai pengganti produk-produk sejenisnya. Karena dapat diaplikasikan untuk menutup dinding/bangunan lama dan atau bangunan baru. GRC memiliki ketahanan terhadap cuaca atau suhu tertentu karena mengandung serat alkali resisten. GRC memiliki ukuran yang sangat presisi karena menggunakan moulding satu jenis sesuai desain yang diinginkan. Cetakan GRC dapat dibuat dengan Material antara lain: Triplek, Resin, Karet, dan GRC itu sendiri.Pelaksanaan pekerjaan GRC dapat dilakukan dengan waktu yang singkat dan lebih cepat dibanding material sejenisnya. Penginstalan GRC dapat dilakukan dengan sistem pengelasan, fiser, dan menggunakan material-material lain sebagai pendukung seperti Dynabolt, Braket atau Rangka siku, Besi Pipa atau bisa disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Produk-produk grc yang di buat CV. Assiry Art antara lain :
Kubah/Dome (Polos & Motif), Ceilling/Plafon (Polos & Motif), Cover Coloumb Listplank ( Polos & Motif), Clading Dinding ( Polos & Motif), List Profil, Sopi-sopi, Pot Bunga, Canopi, Juga Mengerjakan GRC Board, Kalsiplank Polos dan Motif Kayu Jati.

Keunggulan produk GRC :
-Mampu memproduksi bahan-bahan yang rumit.
-Bisa dicetak dalam bentuk apapun
-Ringan dan mudah dalam pemasangan
-Dapat mengurangi beban pada konstruksi gedung
-Tahan terhadap api dan perubahan cuaca
-Tahan lama serta mudah dalam pemeliharaan.
-Ideal untuk membuat profile atau ornament yang bergaya klasik atau maroko yang menggunakan full ornamen arabic art.

Bahan baku yang digunakan adalah:
- SERAT FIBER : jenis alkali-resistant dengan kadar zirkonia (Zr02) yang tingggi. Berbentuk panjang seperti tali, yang pada waktu proses penyemprotan serat tersebut akan terpotong-potong sepanjang 18 – 36 mm. serat fiber yang kami gunakan adalah Roving Spry Up 2400 Tex ex. Taiwan.
Komposisi pemakaian serat fiber adalah 5% dari bobot GRC/m2.
SEMEN: Semen yang digunakan adalah portland biasa seperti disyaratkan oleh beton atau PBI TYPE 1971. Untuk sement yang biasa digunakan oleh CV.Assiry Art adalah semen gresik dan tiga roda..,
PASIR: Pasir yang digunakan adalah pasir galunggung yang bersih, kering dan keras, berfradasi 150 mikron sampai 1,2 mm. dengan persyaratan lumpur organik > 0,5%, silika > 96%, larutan garam < 1% dan kelembaban < 2%.,
AIR: Air dengan syarat bersih, tidak mengandung lumpur dan setara dengan air yang digunakan untuk adukan beton.

Berikut ini beberapa jasa seni rupa dan kaligrafi yang kami tawarkan

GRC KUBAH

Kubah GRC menjadi pilihan alternatif bagi yang menginginkan kubah Masjid yang elegan dan kuat. Selain Dari segi biaya, Kubah GRC terbilang lebih murah daripada kubah dari bahan yang lain.

Silahkan klik di sini

GRC KRAWANGAN

GRC Krawangan sudah menjadi hal yang wajib ada di sebuah masjid. Keindahan corak dan tekstur krawangan GRC menjadikan masjid terlihat lebih elegan

Silahkan klik di sini

GRC KALIGRAFI

Kaligrafi GRC menjadi alternatif bagi anda yang menginginkan kaligrafi timbul yang megah dan terkesan mewah

Silahkan klik di sini

GRC LISTPLANG

Listplang GRC dengan motif ukiran dan atau ornamen akan membuat Masjid semakin indah. Kami melayani segala bentuk motif untuk listplang

Silahkan klik di sini

GRC MOTIF MASIF

Siapa yang tak takjub melihat indahnya ornamen dan motif GRC. Dengan paduan desain yang unik dan elegan menjadikan GRC motif masif ini terlihat mencolok dan sedap dipandang.

Silahkan klik di sini

GRC MAKARA TIANG

Tiang penyangga pada Masjid akan semakin elok dipandang jika dipadukan dengan GRC Makara tiang, dengan motif dan ornamen klasik semakin membuat Masjid terlihat elegan.

Silahkan klik di sini

GRC MAHKOTA KUBAH

GRC Mahkota kubah sebagai pelengkap Kubah GRC anda. Dibuat berdasarkan desain yang anda inginkan.

Silahkan klik di sini

GRC MENARA

Menara GRC menjadi pilihan alternatif bagi yang menginginkan Menara Masjid yang elegan dan kuat. Selain Dari segi biaya Menara GRC terbilang lebih murah daripada Menara dari bahan yang lain.

Silahkan klik di sini

RELIEF BATU PARAS JOGJA

Relief batu paras jogja begitu rumit dan unik desain dan coraknya. Tentunya semakin membuat Masjid atau rumah anda terlihat unik dan menarik

Silahkan klik di sini

KALIGRAFI KUBAH

Kubah merupakan komponen penting sebuah masjid, dengan sentuhan kaligrafi dan ornamen estetik akan membuat kubah menjadi indah. Tak perlu diragukan lagi, pengalaman kami dalam membuat kaligrafi kubah sudah terbukti dengan banyaknya masjid/musholla yang sudah menggunakan jasa kami. Baik itu kubah berhias kaligrafi, ornamen, lukisan awan dan yang lain

Silahkan klik di sini


Minggu, 25 Januari 2015

MEMBELI KARENA INGIN MEMBERI

Assiry gombal mukiyo, 24 Januari 2015

Di Indonesia, manusia miskin masih sangat banyak jumlahnya. Setiap Pemimpin di negeri ini hampir sudah bisa dipastikan memberikan informasi yang cenderung subyektif dengan berkurangnya rakyat yang miskin ketika dipimpin oleh Presiden tertentu. Biar seolah -olah membuktikan kinerjanya telah berhasil.Apalagi di kota-kota besar, kaum miskin kota berserakan di seluruh penjuru. Negara belum bisa menyejahterakan mereka, walaupun saya optimis pelan namun pasti negara akan memperhatikan mereka.

Saya sangat jarang ngopi di mall-mall kecuali kalau ketemu dengan teman. Sekarang malah tidak perlu jauh -jauh karena saya bisa ngopi semaleman sambil melukis di Arjuna Test & Assiry Gallery di sebelah barat UMK ( Universitas Muria Kudus).

Kalau saya sedang sendiri , menu makan saya selalu warteg dan minum seadanya, kesukaan saya adalah jus buah 5 ribuan dipinggir jalan.Namun ketika bertemu dengan kakek-kakek renta yang berjualan hingga malam hari atau ibu-ibu pemulung yang mukanya hitam mengkilat, saya selalu berusaha mengulurkan tangan dengan memberi 10 sampai 50 ribu bahkan terkadang saya kasih lebih dari itu. Saya jarang sekali memberi pengemis, karena saya memberi kadang cenderung suudzon. Karena saya tahu banyak di antara mereka cuma malas bekerja.

Bukan berarti saya dermawan. Saya hanya kagum atas perjuangan para wanita-wanita tangguh yang berpeluh berdarah menghidupi keluarganya, saya merasa menjerit dan meraung -raung hati saya ketika teringat persis betapa perjuangan ibu saya ketika saya masih kecil bekerja dari pagi hari hingga larut malam sebagai pedagang kecil di Pasar itupun tidak memiliki lapak.

Kalau Bapak bekerja keras di sawah, biasanya sebagian hasilnya baru setelah 3 bulan sekali bisa panen padi dan punya uang. Sehingga tanpa peran Ibu mungkin saya dulu tidak bisa sekolah minimal SMA. Betapa perjuangan mereka adalah "madu" untuk masa depan saya sekarang ini.

Saya sering sesenggukan sendiri dan berlinang air mata ketika seorang kakek paruh baya didepan dagangan lusuhnya yang sebetulnya tidak memungkinkan lagi untuk mencari nafkah tapi dengan kondisi fisiknya yang renta tetap saja bekerja dan tidak menjadikan keadaannya sebagai pembenaran atas dirinya untuk mengemis.

Kepada merekalah kita harus membantu walaupun sedikit, yang punya keperkasaan jiwa untuk tidak mengemis. Mereka berdagang apapun dan memulung apapun, di tengah terik mentari dan derasnya hujan. Belilah dagangan mereka walau kita tidak butuh, hanya untuk sekedar alasan untuk memberi mereka sedikit bantuan agar mereka tidak malu diberi uang tanpa berbuat apa-apa.

Uang 20 ribu atau bahkan 30 ribu mungkin tidak ada apa-apanya buat kaum menengah dan berpendidikan di kota-kota besar, digemerlapnya kota yang menyilaukan rasa humanisme yang mulai bias. Harga kopi Starbucks pun lebih mahal dari itu. Tapi uang itu akan sangat berharga bagi mereka.

Duh Gusti.....Sebagaimana saya pernah melihat seorang Ibu pemulung dan anaknya yang hanya membeli sayur seribu rupiah di warteg karena tidak mampu membeli nasi dan lauk lainnya.Jika anda semua para kaum menengah dan berpendidikan berempati kepada mereka, niscaya kemanusiaan akan terasa lebih indah adanya. Negara memang belum mampu merawat rakyatnya, tapi sesama manusia kita harus merawat kemanusiaan kita.

ISLAM KAFIR YANG ISLAMI

Assiry gombal mukiyo, 24 Januari 2015

Sebuah studi oleh Professor Hossein Askari dari George Washington University atas 208 negara dunia tentang negara paling Islami di dunia malah memunculkan semua negara kafir di kategori negara yang paling Islami. 32 negara teratas adalah negara non muslim dan negara islam yang paling atas cuma di peringkat 33 yaitu Malaysia. Itupun Malaysia sebagaimana kita tahu korupsinya masih cukup parah, penghormatan atas minoritasnya masih kurang, dan negara setengah sejahtera belum setingkat Eropa Barat atau Amerika Serikat atau Asia Timur.

Peringkat pertama negara Islami adalah Irlandia, disusul Denmark, Luxembourg, Selandia Baru, dan seterusnya.Bahwa tujuan sebuah negara itu bukan negara Islam, tapi negara yang islami haruslah disadari. Negara islami yang rahmat bagi semesta alam, yang melindungi kaum lemah, yang minim korupsi, yang amanah mengemban daulat rakyat.Sehingga tampak jelas sudah bahwa negara Islam atau yang mayoritas penduduknya Islam harus mengejar ketertinggalannya secepat mungkin. Dan juga tampak jelas bahwa keislaman tanpa disertai dengan usaha sistemik untuk mengurangi korupsi, menebarkan kesejahteraan, dan tentunya pengelolaan baitul maal (pajak) yang adil dan merata akan justru mempermalukan Islam itu sendiri, karena dalam penyelenggaraan negara tidak ada nilai-nilai Islam yang kelihatan.

Sungguh tiada berguna Alquran, Hadits, dan ribuan masjid bersahut-sahutan menyerukan Allahu Akbar jika rahmatallilalamin tak nampak dalam kehidupan sehari-hari dan negara dalam keadaan anarki. Ini tugas semua umat Islam dan penelitian ini seharusnya menjadi cambuk agar kesadaran itu membahana di dada semua umat Islam beserta para pemimpinnya yang sudah terlalu lama berbangga-bangga atas Islam tapi sejatinya menginjak-injak nilai Islami di kubangan lumpur peradaban.

Jumat, 23 Januari 2015

PURITANISME AGAMA

Assiry gombal mukiyo, 22 Januari 2015

Gejala cukup mengkhawatirkan keberagamaan di Indonesia sekarang ini adalah gejala puritanisme. Celakanya ini tidak hanya terjadi di agama Islam, tapi juga di agama Hindu dan Kristen.Yang beragama Islam berlomba-lomba menjadi kearab-araban, dan lambat laun meninggalkan Islam nusantara yang lebih fleksibel dan sinkretis. Padahal Islam nusantara inilah yang bisa menjadi alternatif dari Islam gersang dari Arabia yang menjadi momok kemanusiaan dengan menjadikan Islam sebagai agama anti seni, anti kemajuan, sekaligus anti emansipasi perempuan.

Yang beragama Hindu juga berlomba-lomba menjadi keIndia-indiaan, padahal Hindu nusantara yang sinkretis adalah peradaban indah yang sedikit banyak menetralisir kejahatan Hindu India. Hindu nusantara yang toleran dan bahkan sinkretis dengan Buddha dan budaya lokal telah menjadi kekuatan kejayaan masa lalu nusantara.

Yang beragama Kristen pun sama, bertaburan Kristen-Kristen fundamentalis yang anti sosial dan membentuk enklave-enklave yang tercerabut dari keseharian masyarakat kebanyakan seperti Mawar Sharon, Bethany, Pentakosta, dsb. Padahal Kristen Nusantara seperti Katolik Jawa atau Protestan Batak yang menyatu dengan adat adalah alternatif jauh lebih baik dari puritanisme global perkotaan.

Gejala puritanisme ini juga menggerogoti toleransi antar umat beragama, dimana masing-masing agama semakin menjauhkan diri dari matriks-matriks pertemuan peradaban dengan agama lainnya. Apalagi sejatinya , Kristen itu bukan Barat, Hindu itu bukan India, sebagaimana Islam juga bukan Arab. Sayangnya orang Indonesia sudah mulai lupa bahwa agama itu input, bukan output. Agama itu membantu budaya, bukan budaya tunduk pada agama.

Apalagi kini telah datang genre puritanisme baru yang coba mengoyak kembali kebhinekaan negeri ini. Islamic State of Iraq and Sham/Syria (ISIS) namanya. Kendati saya sangat tidak setuju label Islamic yang digunakan mereka. Sebab saya yakin, Islam tak pernah mengajarkan pengikutnya untuk membunuh rasa kemanusiaan agama manapun.

Dari titik ini saya sadar, betapa isu keberagama(a)n senantiasa krusial dan relevan untuk diamalkan dalam setiap relung zaman. Sebab itu, izinkan saya menulis sepucuk risalah pada Anda tentang toleransi. Tentang kebhinekaan. Tentang warna-warni Nusantara ke depan yang kini nasibnya kian tak kunjung terang. Tentang tenun kebangsaan yang sudah dirajut dan dirawat hingga kini dengan peluh dan nanah oleh para founding father’s negeri ini kini makin terkoyak.

Dalam relung hati terdalam, sungguh mengiris kalbuku. "Duh Sembok -sembok!".

Kamis, 22 Januari 2015

BUKA REST0" ARJUNA REST& ASSIRY GALLERY" BELAJAR DARI OM BOB


Assiry gombal mukiyo, 22 Januari 2015

Bob Sadino banyak menginspirasi gaya bisnis dan usaha kecil yang saya geluti dari mulai Usaha Resto yang sedianya saya buka ( Grand Opening) besok hari jumat malam ( malam Sabtu) dengan mengundang beberapa Band Papan Atas dan Bawah pada tanggal 23 Januari 2015, usaha CV.Assiry Art, dan clothing maupun yang lainnya. Disambung Pameran Kaligrafi tgl 27Januari juga sengaja saya tempatkan di Resto Arjuna biar makin "mak nyus" bisa makan -makan sambil menikmati kepuasan bathin dengan karya -karya kaligrafi yang indah nan menawan.

Om Bob Sapaan akrabnya mengaku mendapatkan ilmu bisnis di "jalanan", bukan di bangku kuliah. Dari "ilmu jalanan" itu, menurut dia, wirausaha adalah sesuatu yang dilaksanakan, bukan dibicarakan atau didiskusikan.

Saya sangat sependapat dengan Om Bob bahwa Kita tidak perlu menanyakan prospek usaha yang kita geluti. Yang penting jalankan saja dulu. Prospek itu tidak perlu dibicarakan. Prospek itu dilakukan, bukan dipikir, dilamunkan, begitulah yang menjadi rujukan dan kunci sukses Om Bob berbisnis.Itupun yang saya lakukan, meskipun masih sangat pemula tapi saya begitu menikmatinya karena saya senang dengan apapun bisnis yang saya jalani.

Sementara itu, sebagian besar orang berlomba-lomba mengejar gelar dari berbagai perguruan tinggi, Bob mengaku beruntung tidak lama tinggal di kampus.Bob bercerita, jika berkuliah, ia tak akan menjadi seperti sekarang. Ia dikenal sebagai wiraswasta sukses, manajer kawakan, dan sesekali menjadi pemain film.
Menurut dia juga, di kampus, mahasiswa ibarat pemulung. Mereka memunguti barang-barang yang kemudian memenuhi otak.

"Akhirnya, itu menjadi sampah di otak Anda. Maka, makin belajar, jadi semakin penuh,".
Bob yang lahir di Tanjungkarang, Lampung, 9 Maret 1933, dikenal sukses sebagai pengusaha agrobisnis. Ia adalah pemilik PT Boga Catur Rata, PT Kem Foods, dan PT Kem Farm.
Semoga selalu menjadi inspirasi, semoga Om Bob damai di Surga.amiin

KEMUNAFIKAN BELANDA

Assiry gombal mukiyo, 22 Januari 2015

Diluar ketidaksetujuan saya atas adanya hukuman mati, Belanda ini menurut saya sangat munafik dan "ndeso" karena menarik duta besarnya.

Singapura dan Malaysia juga melaksanakan hukuman mati, warga Belanda juga ada yang dihukum mati disana, lalu apa mereka menarik dubesnya? Mentang-mentang Indonesia negara berkembang sok-sokan mengancam.

Jokowi termasuk Pemimpin yang berani ketika menolak permintaan Raja dan Perdana Menteri Belanda dan juga Presiden Brazil dengan resiko hubungan bilateral memanas. Terutama menurut saya Belanda sekali-kali harus ditampar dan "diplonco" karena faktanya bahwa kesombongan mereka atas sejarah masa lalu bahkan tidak meminta maaf atas genosida Belanda di Indonesia adalah jauh lebih memuakkan daripada hukuman mati atas produsen narkoba skala besar.

Belanda perlu belajar menghormati bangsa lain sebelum minta dihormati.

BILL GATES

Assiry gombal mukiyo, 22 Januari 2015

Dalam Al-Qur'an, kalau anda beramal sebaiknya secara terbuka kalau tujuannya untuk menginspirasi orang lain untuk berbuat yang sama ' Bill Gates
  1. Sang agnostik Bill Gates ternyata lebih kenal Islam daripada orang Islam sendiri
  2. Bill Gates juga mirip Nabi Muhammad yang menyerahkan hampir semua hartanya ketika meninggal, mana ada orang Islam yang mau mencontoh Nabi Muhammad dalam soal harta
  3. Kalau Nabi Muhammad masih hidup, Bill Gates pasti jadi sahabat dekatnya,sedangkan orang Islam malah jadi musuhnya Nabi Muhammad karena kelakuannya mirip Quraisy...
  4. Sekiranya orang seperti Bill Gate, yakni orang “kafir” yang berakhlak baik, dilaporkan kepada kita, kita pasti akan mengatakan bahwa ia langsung masuk neraka. Kita bahkan akan menaruh kecurigaan besar kepadanya. Kita akan bergumam: Kasihan ya, walaupun berakhlak baik mereka tetap saja masuk neraka, karena tidak masuk Islam. Tapi ketika anak perempuan Hatim al-Thayy yang kafir dihadapkan kepada Nabi, Rasulullah Muhammad SAW. membebaskannya karena penghormatannya kepada akhlak bapaknya yang mulia. Nabi saw, mungkin akan menggumamkan dalam hatinya seperti yang dikutib dalam Al-Quran: "Innallaha yuhibbul muhsinin".

Sabtu, 17 Januari 2015

PEMBUNUHAN KARTUNIS CHARLIE HEBDO

Assiry gombal mukiyo, 17 Januari 2015

Kalau kita bicara kasus pembunuhan kartunis Charlie Hebdo, ada berbagai jenis pendapat tentangnya. Ada yang menentang sama sekali, bahwa pembunuhan atas nama agama sudah seharusnya dihapuskan. Ada juga yang mendukung, terutama para kaum fundamentalis, dan sebagian besar terutama yang beragama Islam, tidak setuju pembunuhan itu terjadi tapi juga diam-diam menyalahkan Charlie Hebdo karena membuat kartun. Terlebih lagi mereka menyalahkan Barat yang munafik melarang pengingkaran Holocaust walaupun teriak-teriak freedom of speech.

Saya kira ada benarnya bahwa Barat munafik dalam hal ini, bukan hanya munafik tapi sering bertindak gegabah menjajah negara lain termasuk negara-negara Islam.Namun perlu juga dicatat disini bahwa saling menjajah itu sudah menjadi kemakluman sejarah. Dahulu di jaman khalifah Ottoman Turki umat Islam juga menjajah Eropa, bahkan membunuh ratusan ribu manusia termasuk di Armenia. Belum termasuk khalifah Mughal yang juga membunuh ratusan ribu orang Hindu di India. Jadi umat Islam juga munafik jika hanya menyalahkan Barat tanpa introspeksi bahwa hal yang sama juga pernah dilakukan oleh umat Islam sendiri.

Diantara kemunafikan-kemunafikan itulah seharusnya baik Islam ataupun Barat seharusnya sadar bahwa siklus saling membunuh dan menjajah ini harus diakhiri, bahwa bekerja sama itu adalah jalan terbaik untuk masa depan semua manusia. Sudah sejak manusia ada siklus ini berlangsung tanpa akhir, dan di abad 21 dimana bukti sains sudah menunjukkan bahwa semua manusia satu adanya, semua keturunan Afrika tanpa terkecuali maka sebaiknya konsep dikotomi mutlak negara dan terutama ras dan agama perlu dihapuskan. Saatnya membentuk perserikatan bumi dimana semua anggotanya punya hak dan kewajiban yang sama, saling bekerja sama tanpa dirusuhi oleh konsep semu negara dan ras.

Apakah Barat dan Islam siap untuk itu? mungkin saat ini belum siap, tapi ini bukan masalah siap atau tidak, ini adalah keharusan peradaban. Tanpa diakhirinya siklus kekerasan, penguasaan, dan penjajahan ini , maka umat manusia hanyalah binatang-binatang belaka yang tidak lebih bagus dari semua binatang lainnya di planet amat sangat kecil bernama bumi .

Jumat, 16 Januari 2015

NYAWA DIGITAL

Assiry gombal mukiyo, 15 Januari 2015

Kalau pergi ke Mars masih butuh 10 tahun lagi. Dengan roket paling tidak butuh 6 bulan perjalanan ke Mars. Jika seandainya tiba-tiba ada breakthrough komputer kuantum dan manusia bisa membuat nyawa digital, yang bisa dikirim kemanapun ke penjuru alam semesta ini. Maka lompatan evolusi manusia akan terakselerasi secara signifikan.

Nyawa digital ini bisa dikirim ke Mars dengan kecepatan cahaya dan sampai hanya dalam waktu 4 menit, ke bintang terdekat 3 bersaudara Alpha Centauri butuh waktu 4 tahun. Breakthrough lain adalah warp drive yang bisa memperpendek perjalanan ke Alpha Centauri menjadi 2 minggu saja dengan melipat dimensi ruang dan bisa jauh lebih cepat dari kecepatan cahaya. Permasalahan terbesarnya adalah energi yang dibutuhkan warp drive terlalu besar.

Yang masih dalam jangkauan jangka menengah adalah nyawa digital, paling lambat 2045 nyawa digital sudah terwujud dan itu artinya satu manusia bisa mengkopi nyawa nya dan mengirim nyawa kopian itu berkelana ke planet lain di semesta ini. Setidaknya hedging atas keberlangsungan keseluruhan umat manusia bisa lebih dipercepat sebelum misalnya ada meteor nyasar ke bumi dan seluruh manusia musnah tak tersisa seperti dinosaurus 65 juta tahun lalu.

Sungguh umat manusia itu sangatlah tergantung pada kebaikan random semesta yang sewaktu-waktu bisa tercerabut begitu saja dan kemusnahan manusia tanpa ampun bisa datang tanpa peringatan sama sekali. Jika itu terjadi, yang namanya agama, politik, ekonomi, dan segala jenis ciptaan manusia tiadalah berguna. Dan sebelum itu datang, mempunyai alternatif tempat hidup dan tentunya alternatif nyawa yang bisa disebar kemana-mana adalah sangat penting buat umat manusia.

Semua kemajuan teknologi itu awalnya fiksi, yang kemudian diwujudkan dengan sains. Dan hal diatas, terutama nyawa digital tidak akan lama lagi sudah ada.

Semoga semesta masih cukup memberi waktu dan semoga sains memberkati umat manusia.

MENAKLUKKAN PEREMPUAN

Assiry gombal mukiyo, 15 Januari 2015

Menaklukkan perempuan dengan harta itu sangat mudah, walaupun yang didapat tentu hanya tubuhnya bukan hatinya.

Menaklukkan perempuan dengan karakter, kecerdasan, dan humor itu yang sangat susah, karena tanpa perlu embel-embel harta, bisa jadi perempuan pun akan datang dengan sendirinya jika memang sudah klik.
Menaklukkan perempuan dengan imajinasi adalah pilihan orang -orang yang sedang galau, karena pilihan dengan cara ini lebih mudah. Tinggal anda bayangkan luna Maya anda ciumi, Kati Perry yang "cuantik dan bahenol" anda peluk dan anda dekap, kemudian anda menikah dengan artis manapun atau dengan siapapun saja yang anda mau, hanya dengan membayangkan dan menghadirkannya dalam imajimu. Kemudian biar terasa sungguhan anda peluk -peluk tiang listrik dipinggir jalan sambil senyum -senyum karena menikmati imajinasimu sendiri yang asik itu.
Cukup mudah bukan?

URUSAN PRIBADI YANG JADI URUSAN NEGARA

Assiry gombal mukiyo, 14 Januari 2015

Kalau anda selingkuh, sering memakai bispak atau brondong, kemudian foto mesra anda beredar, dan sebagainya , itu masalah pribadi anda.

Kalau istrimu tiba -tiba fotonya yang lagi indehoy dengan pasangan PIL nya dan tiba -tiba tersebar kemana -mana itu juga msalah pribadinya. Meskipun saya yakin anda bisa melakukan tindakan konyol dengan membentur-benturkan kepalamu di dinding karena merasa jengkel dikhianati. 

Tentu hal itu hanya akan menambah sakitmu tidak hanya di hati melainkan tambah di kepalamu karena "mbenyonyo" dan berdarah -darah..


Menjadi masalah negara hanya jika brondong anda mau dijadikan Kapolri seperti Budhe Mega misalnya.
Menjadi preseden paling buruk jika anda membiayai bispak dengan uang negara seperti Ustaz Luthfi Hasan pentolan PKS sejahtera.

Kalau urusan selangkangan anda tidak ada pengaruhnya jika itu dilakukan dengan pasangan sah tentunya.
Lihat Selengkapnya pengaruhnya terhadap negara seperti kasus Bill Clinton yang indehoy dengan Monica Lewinsky atau Abraham Samad yang entah itu foto asli apa editan sedang "asoy geboy" dengan Elvira , maka itu hak asasi manusia anda sendiri.

Negara dan publik sejatinya tidak berhak menjatuhkan atau mengutik-utik posisi anda.Urusan pribadi dan urusan negara itu terpisah, jangan disatukan atau sengaja dikait-kaitkan, kalau memang tidak perlu. Kalau misalnya Jokowi selingkuh dengan Cita Citata, lalu dia menjadikan Cita Citata Menteri Agama atau Menteri Perana Wanita lah ini baru masalah besar bagi keberlangsungan negeri yang katanya menjunjung tinggi nilai -nilai etika dan moral.

Selasa, 13 Januari 2015

PARADOKS BERAGAMA

Assiry gombal mukiyo, 13 Januari 2015

Mari kita telaah berbagai kejadian pembunuhan atas warga pemeluk Ahmadiyah dah Syiah di Indonesia oleh mayoritas Sunni, pembunuhan minoritas Syiah oleh Sunni di Pakistan, perang antara Syiah Sunni di Irak, Mesir dan Syria dan di masa lalu perang besar antara Katolik dan Protestan yang berlanjut dengan sedikit banyak kebencian di masa sekarang.

Pertanyaannya adalah jika Nabi Muhammad ditanya , apakah dia Sunni, Syiah, Ibadi, atau Ahmadiyah? Jika Yesus ditanya apakah dia Katolik atau Protestan atau Ortodoks? Apakah jika Muhammad ada di bumi lagi kita akan paksa dia untuk memeluk Sunni atau Syiah atau Ahmadiyah? Akankah jika Yesus datang kembali kita akan memaksa dia menjadi Protestan atau Katolik? Ataukah kita akan memaksa Siddharta memilih Mahayana atau Hinayana?

Dalam beragama kita sering melupakan esensinya. Muhammad mewariskan Islam kepada umatnya, bukan Sunni, bukan Syiah, bukan golongan-golongan apapun yang menumpahkan ratusan ribu nyawa. Yesus mewariskan ajaran cinta kasih Kristiani bukannya Katolik atau Protestan atau Ortodoks. Tentu ini berlaku untuk semua agama lain.

Bahwa perbedaan penafsiran selalu ada, tapi itu sama sekali bukan alasan untuk bertengkar apalagi sampai menumpahkan darah. Mari kita hentikan kebodohan massal ini. Agama telah kita kotori dengan permainan emosi politik ekonomi , dengan ego individu dan golongan, dengan kerendahan akal budi.

Saatnya refleksi besar-besaran atas keberagamaan kita, saatnya menempatkan persaudaraan di atas golongan, saatnya menempatkan perdamaian di atas nafsu penaklukan, saatnya menjadi umat Islam yang baik, umat Kristen yang baik, umat Hindu yang baik, umat Buddha yang baik, umat konghuchu ataupun atheis yang baik. Perbedaan itu biasa, diskursus itu biasa, tapi semua harus dilandasi kedamaian cinta.

MENJADI SINTING

Assiry gombal mukiyo, 13 Januari 2015

Silicon Valley dan San Francisco Bay Area ini memang orangnya hebat-hebat, kerja keras bahkan bisa 16 jam sehari, setelah kekayaannya terkumpul, lalu jor-joran kekayaannya disumbangkan atau untuk proyek-proyek ambisius teknologi

Beda dengan New York, LA, Singapura, Jakarta, Paris, ataupun kota-kota besar lain yang gemerlap, hidup biasa saja adalah motto sehari-hari, namun pemikiran harus luar biasa.
Adalah kebahagiaan yang luar biasa ketika bisa bertemu dengan anak-anak muda slengekan, pencila'an yang jenius dan berambisi mengubah dunia.

Di Indonesia saya sudah dianggap gila dan sinthing....bagaimana dengan anda?

KHALIFAH SEPENINGGAL NABI MUHAMMAD SAW.

Assiry gombal mukiyo, 12 Januari 2015

Dalam sejarah Islam, masa kekhalifahan yang sebenarnya itu cuma ada di masa khulafaurrasyidin ( Abu Bakar, Umar, Ustman, Ali). Setelah nabi Muhammad meninggal, sesepuh umat Islam Madinah memilih secara musyawarah Abu Bakar sebagai khalifah pertama. Saat itu pendukung Ali bin Abi Thalib sebenarnya tidak puas, karena mereka beranggapan bahwa Ali menantu nabi Muhammad lah yang berhak memimpin umat. Namun Ali akhirnya menerima Abu Bakar sebagai khalifah, karena bagi Ali persatuan umat lebih penting daripada sekedar jabatan khalifah.

Ali tidak menerima kepemimpinan Abu Bakar hingga Fatimah wafat atau enam bulan setelah Abu Bakar declare sebagai khalifah. Alasan Ali benar, untuk persatuan umat. Selain itu, bahwa terpecahnya Sunni-Syiah itu terjadi setelah Nabi wafat bukan setelah fitnah pertama terjadi. Dari versi syiah, dan juga dimuat dalam berbagai tradisi hadits sunni, Nabi mengangkat Ali sebagai "mawla" atau pemimpin di Ghadir Khumm. Sumber Sunni mengakui bahwa Abu Bakr, Umar dan Utsman berada disana saat Nabi mengangkat tangan Ali. Namun setelah Nabi wafat, justru diadakan musyawarah, awalnya oleh kaum Anshar, lalu diikuti oleh Abu bakar, Umar dan perwakilan Muhajirin lainnya. Sahabat Nabi yang "keukeuh" Ali yang berhak menjadi khalifah diantaranya salman al farisi, ammar ibn yasir, abu dhaar dan al miqdad ibn al aswad.

Setelah Abu Bakar meninggal, musyawarah memutuskan Umar bin Khatab yang menjadi khalifah meskipun Umar diusulkan oleh Abu Bakar saat masih hidup. Umar adalah khalifah yang tegas dan ditakuti, namun hidupnya juga sangat sederhana seperti Abu Bakar. Banyak administrasi pemerintahan jenis baru yang dilakukan Umar termasuk konsep welfare state dimana kas negara (baitul maal) digunakan untuk membantu orang-orang miskin dan terpinggirkan. Umar dibunuh oleh orang Iran yang tidak rela daerahnya dikuasai oleh tentara Muslim, karena Iran dimasa itu memang bukan wilayah muslim dan mayoritas beragama Zoroaster, Mani, dsb.

Setelah Umar terbunuh, Utsman bin Affan dijadikan sebagai khalifah berikutnya, Utsman adalah khalifah yang kaya, sehingga hidupnya tidak sesederhana khalifah sebelumnya. Bahkan dimasa pemerintahannya, mulai dibangun istana untuk khalifah di Madinah walaupun bukan dibayar negara tapi dari uangnya sendiri. Di masa Utsman, banyak wilayah muslim yang memberontak, termasuk diantaranya Mesir. Dari pemberontak Mesir yang datang menyerang Madinah inilah akhirnya Utsman terbunuh.

Namun bukan karena Utsman kalah kekuatan, tetapi karena dia tidak mau menyerang para pemberontak itu karena dianggapnya akan memecah persatuan umat. Kelemahan Utsman yang terutama adalah nepotisme, banyak kepemimpinan diserahkan kepada klan nya yaitu Bani Umayyah, yang pada saatnya nanti akan meracun cucu Nabi Muhammad Hasan dan memenggal kepala Husein di karbala.

Setelah Utsman terbunuh, musyawarah tetua umat Islam termasuk para pemberontak memilih Ali bin Abi Thalib sebagai khalifah selanjutnya. Pada awalnya Ali tidak mau menjadi khalifah, karena dia tidak setuju atas beberapa peraturan khalifah sebelumnya. Namun akhirnya dia menerima untuk menjadi Khalifah. Di masa pemerintahan Ali, Fitnah pertama terjadi, perpecahan besar umat Islam yang akhirnya menjadi Sunni, Syiah, dan Ibadi(Khawarij). Orang-orang Sunni pada dasarnya adalah yang setuju atas pemerintahan Muawiyah, alias pemberontak atas khalifah Ali, walaupun di masa-masa selanjutnya semua orang yang netral pun menjadi Sunni. Kelompok pecahan kedua adalah Syiah, dimana mereka hanya menganggap Ali yang pantas memimpin umat Islam dan juga keturunannya karena mereka punya darah nabi Muhammad. Dan pecahan ketiga adalah Ibadi (Khawarij) yang menentang Sunni dan Syiah dan menganggap keduanya kafir dan pantas dibunuh. Dan akhirnya kaum Khawarij inilah yang akhirnya bisa membunuh Ali bin Abi Thalib, dimana kemudian kaum Sunni dibawah Muawiyah mengambil alih kekhalifahan dan memindahkan pusat pemerintahan menjauh dari Madinah.

Setelah periode Khulafaurrasyidin ini, sebenarnya selesai sudah jaman Khalifah, karena pemilihan pemimpin sama sekali tidak melalui musyawarah , namun berdasarkan keturunan. Nabi Muhammad tidak pernah menganjurkan bahwa keturunannya menjadi pemimpin, oleh karena itu seluruh khalifah Islam setelah Khulafaurrasyidin dari dinasti Umayyah, Abbasiyah, sampai Utsmaniyah termasuk Mughal dan raja-raja Indonesia muslim sebenarnya sama sekali bukan khalifah, tapi raja-raja yang kebetulan beragama Islam.
Tentunya jangan berharap bahwa sultan-sultan muslim akan berbuat seperti khulafaurrasyidin, dan jangan pula berharap akan ada daulah islamiyah di masa kini yang sering digembar -gemborkan beberapa kelompok minoritas di Indonesia. Karena memang sejak dahulu kala Islam hanya dijadikan alasan untuk berkuasa, ulama-ulama adalah gedibal raja yang memakai ayat-ayat dan memalsu hadits untuk membenarkan sang raja. Bahkan di masa Khulafaurrasyidin pun perpecahan besar sudah mulai ada dan akhirnya terwarisi oleh umat Islam saat ini yang masih selalu ribut dan bunuh-bunuhan antara Sunni dan Syiah, dimana kaum Khawarij terpinggirkan dan hanya ada di kerajaan Oman.

Khulafaurrasyidin adalah para pemimpin yang sangat jujur dan sederhana, dan pemilihan berdasarkan musyawarah serta keengganan mereka untuk berkuasa hanya untuk sekedar berkuasa dan menumpuk harta itulah yang patut dicontoh. Ini sangat jauh berbeda dengan raja-raja Islam dan pemimpin Islam setelah itu sampai masa modern ini sangatlah terlihat entah meskipun sekarang berubah menjadi partai islam. Sejarah Khulafaurasyidin adalah peringatan buat umat Islam sekarang untuk berhati-hati dengan kekuasaan, dan apalagi para pemimpin politik yang membawa nama agama. Dan sejarah juga membuktikan, negara yang berdasarkan agama akan sangat mudah terpecah karena interpretasi teks agama yang bisa sangat berbeda-beda. Jadi warisan perpecahan yang sudah ribuan tahun itu harus diakhiri, dan umat Islam perlu menerima format baru kepemimpinan yang demokratis dimana negara berdasarkan kesetaraan atas semua agama dan golongan tanpa ada perbedaan sedikitpun. NKRI adalah harga mati.

SEJARAH AGAMA

Assiry gombal mukiyo, 11 Januari 2015


Sebagian besar orang yang beragama itu tidak pernah mempelajari agamanya secara mendalam, mempelajari sejarahnya secara detail dan jujur, dan berani mengakui apa adanya apa yang terjadi
Contoh : Umat Islam mayoritas tidak tahu kalau 3 diantara Khulafauurasyidin itu mati terbunuh karena pertentangan politik, Al Qur'an itu awalnya ada beberapa versi lalu dikodifikasi oleh Utsman dan versi-versi lain dibakar, 2 cucu nabi Muhammad diracun dan dipenggal kepalanya.

Umat Kristen tidak tahu bahwa trinitas itu baru diresmikan 3 abad setelah Yesus meninggal, banyak sekali pertentangan dalam Alkitab dan surat-suratnya pun ada awalnya banyak sekali dan hanya dipilih sebagian sedangkan yang lain dimusnahkan. Itupun Alkitab direkonstruksi lagi oleh raja-raja Inggris berabad-abad kemudian.

Umat Hindu tidak tahu bahwa Hindu itu bermacam-macam, bahkan ada Hindu atheis, bahwa konsep kasta itu sebenarnya bukan rigid keturunan tapi masalah pekerjaan, dan tutup mata atas penipuan massal oleh guru-guru semacam Sai Baba.

Tentu berat pada awalnya mempelajari sejarah, tapi sejarah itu jamu, walaupun pahit harus ditelan agar peradaban menjadi sehat.

Rabu, 07 Januari 2015

LITA'AARAFU

Assiry gombal mukiyo, 7 Januari 2015

Banyak budaya dalam dunia ini yang sangat relatif, misalnya cara makan, cara berpakaian, termasuk juga cara bergaul itulah justru yang menjadikan kita bisa saling menghargai dan tidak merendahkan satu dengan lainnya.

Budaya Eropa menganggap makan jangan sampai mulutnya berbunyi, juga ditradisi betawi anda makan sambil berbunyi apalagi sambil sendawa keras -keras bisa saja tangan sebelahmu saat makan bisa melayang kemulutmu hingga jontor akibatnya..hheheuu......

Tapi di Jepang justru kalau makan terutama makanan berkuah harus berbunyi dan juga sangat dianjurkan untuk sendawa keras-keras, karena itu menunjukkan keenakan makanan dan penghargaan untuk yang masak.

Di Arab, baju harus tertutup dari kepala sampai ke bawah karena cuaca dimana siang yang sangat panas dan malam yang dingin, panas dan dinginnya di arab itu kering sehingga jika tubuh tidak memakai paksian tertutup kulit bisa ngelupas karena panas sehingga dahulu waktu saya jalan -jalan ke Mekkah dan madinah seperti para pejabat negara untuk sekadar cebok dari dosa atau biar dianggap saya orang yang sholeh, saya menggunakan hand body sebagai pelindung terik panas.Sedangkan di suku-suku tropis yang cuacanya tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin tapi lembab, memakai pakaian sekedarnya saja, kalau perlu cuma celana dalam kalau tidur misalnya.

Di banyak tempat, hidup itu harus bersama, semua hal dilakukan bersama seperti di Bali dengan sistem banjar dan keagamaannya, kadang mandi di kali bersama -sama dengan pria maupun wanita. Mungkin ditempat anda kalau hal ini dipraktekkan bnyak perawan yang hamil tidak tahu siapa Bapaknya.
Meskipun dibanyak tempat lain seperti di Amerika peran individu dianggap penting.

Melihat hal itu, sebenarnya tidak berguna untuk memaksakan budaya kepada orang lain. Orang Eropa tidak perlu memaksakan budaya memakai garpu dan sendok dan table manner rumit kepada orang Asia yang masih banyak suka memakai tangan ( muluk).

0rang Arab tidak perlu mengkuliahi orang tropis lembab untuk berpakaian menutup tubuh dengan ditambah cadar menutup seluruh muka seperti ninja amerika. Cukup dengah hijab dengan pakaian longgar dan tidak ketat karena yang diperintahkan Tuhan itu menutup aurat ( hijab) bukan membungkus.

Orang Barat tidak perlu memaksa orang Jepang berjabatan tangan, sebagaimana Jepang juga tidak perlu memaksa orang non Jepang untuk membungkukkan badan. Satu-satunya budaya yang perlu disebarkan adalah budaya kebaikan dan kerja sama. Baik itu lewat negara, organisasi masyarakat, ataupun individu. Karena kebaikan dan kerjasama itu universal, dan secara saintifik tanpa altruisme sosial semacam itu maka tidak akan ada kemajuan berarti di dunia ini.

Marilah menghargai "koteka" sebagai kebanggaan budaya Warga papua, menghargai budaya dan adat istiadat daerah dari berbagai suku dan bangsa -bangsa. Konsep Tuhan yang diajarkan kepada manusia adalah "lita'aarafu" maksudnya adalah untuk saling mengenal dan menghargai peradan dan budaya masing -masing agar terjalin ukhuwwah dan kemanusiaan.

Selasa, 06 Januari 2015

MACAM-MACAM RUANG TAMU KELUARGA INDONESIA BERDASARKAN FOTO YANG DIPAJANGNYA.

Assiry gombal mukiyo, 6 Januari 2015


  1. Keluarga santri: biasanya ada foto masjid Al Haram yang dibingkai sedemikian rupa ditambah pajangan kaligrafi Al Quran. Di kalangan NU, kadang ada pula logo bola dunia yang dipadu dengan tambang dan bintang sembilang terpasang di sana.
  2. Keluarga Marhaen: biasanya ada foto Bung Karno dan Garuda yang ditaruh di atas pintu.
  3. Keluarga priyayi-pegawai negeri: biasanya ada foto keluarga lengkap dengan pakaian tradisional tertentu atau foto ketika anaknya diwisuda di kampus terkemuka. Kadang ada juga foto suami ketika bersalaman dengan presiden, menteri, gubernur, bupati, dan sejenisnya. Atau bisa juga tersedia foto istri dharma wanita dengan sejawatnya.
  4. Keluarga modern-kontemporer: biasanya ada lukisan abstrak yang sulit dimengerti apa artinya.
  5. Keluarga elit NGO: biasanya ada kain-kain etnik terlampir di dinding atau barang-barang unik yang didapatkan ketika mengikuti workshop entah apa di luar negeri.
  6. Keluarga buruh pabrik: biasanya ada foto perkawinan suami-istri dari masa lalu yang sudah mulai kusam tetapi menjadi penanda bahwa mereka pernah bahagia.
  7. keluarga elite katholik : gambar salaman atau ketika dpt berkat dr paus, kalaupun belum berjumpa ya minimal fotonya saja, uskup dan kardinal juga menghiasi dinding ruang tamu/ruang keluarga, salib yg diselipi daun palma juga menggantung didinding, tak lupa foto keluarga bersama dengan romo paroki.
  8. Keluarga Kartunis akut: Memajang foto upin ipin, si unyil atau naruto, Mr Bean dengan muka mlongo atau melet.
Kalau ruang tamu saya, isinya gambar foto -foto karya master piece Kaligrafi diberbagai kota di Indonesia dan manca negara
Seperti apakah ruang tamu anda ?

Senin, 05 Januari 2015

MEMBACA APA SAJA

Assiry gombal mukiyo, 5 Januari 2014

Sejak kecil, Elon Musk suka membaca, membaca apa saja dari sains sampai novel dan komik Ribuan buku sudah dia baca, sampai perpustakaan kekurangan buku karena semua sudah dibacanya. Dengan kerja keras dan hobi membaca yang akut , kini dia mempunyai perusahaan roket luar angkasa, mobil listrik, dan solar panel. Bahkan menjadi ikon baru Silicon Valley melebihi ikon-ikon sebelumnya seperti Steve Jobs dan Bill Gates.

Saya sangat gemar membaca, sejak kecil sampai sekarang hiburan paling menyenangkan bagi saya selain melukis dan menorehkan kaligrafi adalah membaca. Semasa SMP sampai MAN (SMA), setiap istirahat sekolah dimana teman-teman lain pergi ke kantin, saya selalu pergi ke perpustakaan, membaca apapun yang menarik perhatian saya tak luput juga bacaan komik. Saya pun berteman baik dengan petugas perpustakaan yang biasanya kesepian karena memang jarang sekali perpustakaan dikunjungi siswa, salah satunya adalah Bu Fatima, seorang penjaga perpustakaan yang baik hati dan lucu, yang juga tahu bahwa saya sering bolos dari pelajaran untuk ngendon di perpustakaan. Waktu lulus MAN hobby sayapun berlanjut dengan sering ke Toko Hasan Putra alun -alun Kudus dengan pura -pura beli buku padahal cuma nongkrong untuk baca -baca buku maklum waktu itu masih kere alias tidak punya uang meskipun sekadar untuk beli buku bacaan.

Satu yang saya sukai waktu itu adalah buku sastra karya Cak Nun. Saya masih ingat betul judulnya yakni "Kado Muhammad" yang mempengaruhi banyak karya -karya tulisan dan juga antologi puisi yang saya rangkum 10 tahun silam meskipun sampai hari ini saya sangat malu untuk menerbitkannya. Atau buku -buku sejarah dan Seni yang sering saya lalap untuk mengenyangkan dahaga akan pengetahuan yang lebih dalam.
Tentu saya tidak secerdas Elon Musk yang ingat hampir segala yang dia baca karena dia punya photographic memory, apalagi akses buku-buku yang dia punya sejak kecil jauh lebih bagus. Itu mengingatkan betapa pentingnya membaca dan akses buku-buku berkualitas terhadap perkembangan pikiran seseorang.

Di jaman internet ini, membaca bahkan jauh lebih mudah daripada dulu, pikiran saya menjadi terbuka lebar-lebar juga ketika akses-akses buku online ini terpampang di hadapan saya. Apapun yang anda mau baca ada disana, jutaan buku menunggu dieksplorasi oleh keingintahuan manusia.

Di hadapan buku-buku itu, saya seperti seorang anak kecil di pinggir pantai di hadapan samudera maha luas yang membentang di depan saya. Seberapapun ilmu saya, masih banyak ilmu-ilmu baru yang perlu dipelajari.
Dan dengan membaca, kita dipaksa untuk berpikir, tentang kenyataan-kenyataan, tentang kompleksitas semesta, tentang konstelasi neuron-neuron peradaban. Dan berpikir adalah langkah pertama manusia untuk maju ke depan.

Illustrasi:
-Tampak santri PSKQ Modern Muhammad Kholif sedang membaca buku Sastra di "Serambi Gallery Buku" PSKQ Modern asrama 1.

KEMULIAAN KANJENG NABI MUHAMMAD SAW.

Assiry gombal mukiyo, 3 Januari 2014

Ketika Allah memberikan perintah kepada kita untuk Sholat, mustahil Allah sholat. Allah taala menyuruh kita zakat, Allah ta’ala tidak perlu zakat, Allah taala memberikan perintah haji jika mampu tapi Alah taala tidak perlu haji. Tapi jika sholawat nabi, Allah taala sudah bersholawat kepada kanjeng nabi. Itulah keistimewaan kemuliaan atas diri Nabi.

Kenapa perintah Allah berbunyi ‘ala nabii bukan ‘ala muhammad? Maka tidak lain adalah Karena yang dijunjung oleh Allah adalah pangkatnya Kanjeng Nabi. Sedangkan kalimat yusolluuna ‘ala nabi bukan kalimat madhi tetapi mudhori’, jadi rahmatnya Allah ta’ala kepada kanjeng nabi itu sampai besok di akherat.
Dan solawatnya Allah taala bukan allohumma solli ala Muhammad, tetapi rohmatan maqrunatan bi ta’dzim. Maksudnya, Allah memberi sholawat kepada nabi bukan sejak beliau diangkat menjadi nabi, tetapi sudah sejak zaman azali( zaman dimana Allah belum menciptakan apapun).

Kemuliaan yang diberikan Allah kepada Nabi muhammad itu merupakan kewenangan Allah. Jangankan untuk memuliakan nabi, bahkan setiap tumbuhan dan segala sesuatu diciptakan Allah dengan kemuliaannya masing-masing. Jika Allah menghendaki itu tidak ada yang mustahil, semuanya serba mungkin dan sangat mudah.

Dengan kita mengucapkan sholawat kepada nabi maka akan timbul cinta kepada nabi. Dengan demikian, kita akan semakin banyak melakukan sunah-sunah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.
Meminjam istilah Al Arif billah al alim al allamah Al Habib Lutfi pekalongan bahwa kadar dan bobot keimanan seorang muslim tergantung kecintaan terhadap Nabi.

Maulid Nabi itu tanggal 12 Rabbiul Awwal, tapi kalau maulidu Muhammad itu sudah tidak bisa kita hitung lagi jumlahnya. Karena Nur ciptaan Allah yang pertama itu dibikin sebelum Dia menciptakan apapun ( azali).
Nur itu kemudian diberikan gelar oleh Allah sebagai "Nur Muhammad”.

Nur Muhammad ini besok-besok menjelma dalam Adam, Idris, Ayub, sampai Musa, Ibrahim, dan seterusnya kemudian diaplikasikan secara biologis menjadi Muhammad putra Abdullah cucu Abdul Mutholib. Jadi pemahaman mengenai Muhammad jangan berhenti pada Islam melalui fiqh semata.
Menukil seperti apa yang dikatakan oleh Sulthan Al Auliya Syeikh Abdul Qadir Al Jilany dalam kitab Sirru Al Asrar bahwa Allah pertama kali menciptakan cahaya atau nur yang disebut Nur Muhammad, dari sifat jamalnya ( keindahanNya ). Rasulullah bersabda ; bahwa yang mula2 diciptakan oleh Allah adalah ruh Muhammad, ia diciptakan dari cahaya Ketuhanan, dan selanjutnya yang diciptakan pertama kali adalah Qalam ( pena ) dan akal. Disinilah kita tahu bahwa yang dilahirkan dan diciptakan pertama kali adalah suatu realitas ghaib dan bersifat rohani yang disebut; Nur, Ruh, Qalam, Akal dan ini merupakan realitas yang mempunyai banyak nama menurut fungsinya dan dari sudut mana kita memandangnya ( al-Maidah : 15 ).
Allahumma Sholli 'ala sayyidina Muhammad wa'ala ali sayyidina Muhammad

Illustrasi Gambar:
Kaligrafi kufi murabba'karya guru saya Fadil Sulaiman Malaysia.
Yang berbunyi: Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam.

KEBOHONGAN

Assiry gombal mukiyo, 3 Januari 2014

Kebohongan hanya akan menyelamatkanmu untuk sementara waktu, tapi akan menghancurkanmu berkeping -keping bahkan tak tersisa.Berpikirlah seribu kali untuk berbohong, apalagi membohongi orang lain karena kebohongan itu berakibat buruk dan akan kembali kepada dirimu sendiri.

Ketika kebohongan menjadi bentuk kehidupanmu maka itulah bentuk kehilangan dan kematianmu sebagai manusia. Seketika itu engkau bukan manusia, bukan hewan, bukan alam atau mungkin lebih rendah dari semuanya.

Tapi bersyukurlah karena Nur Muhammad telah selalu mengajarkan bahwa jangan pernah membenci orangnya, membenci namanya entah karena engkau pernah dikhianati cintamu misalnya. Tapi bencilah dengan porsi yang tepat, sikap, perilaku atau tindakan yang kurang sesuai tersebut, yang nantinya ketika orang tersebut telah berhijrah kembali berjalan pada sisi yang sesuai, bersiaplah untuk mencintainya kembali.
Disinilah letak pencurian, perkelahian, pendzoliman jika kita membenci dan menjahui subyek pembohong itu dan justru kita menjadi hamba yang aniaya ketika subyek terdakwa tersebut telah merubah pikiran dan sikap hidupnya.

Makanya kita wajib menyayanginya lagi. Sejatinya, menjadi manusia adalah tugas yang cukup berat, untuk selanjutnya kemudian menjadi abdiNya dan pada level yang lebih tinggi lagi untuk menjadi Khalifah fi al ardh.

Jumat, 02 Januari 2015

KETIKA TAHUN BARU

Assiry gombal mukiyo, 1 Januari 2015

Kawan.....ketika tahun baru tiba, aku justru mengurung diri seharian, semalaman, kadang dipojok ruang kosong dan sesekali linglung entah mengikuti kaki berjalan.

Aku selalu takut keramaian, sebab dalam keramaian, manusia menari-nari di ombak nilai paling permukaan. Aku selalu sunyi dalam keriuhan, karena dalam keramaian, manusia hanya sekilas-kilas memandang satu sama lain. Keramaian adalah gembok amat rapat bagi ilmu pengetahuan dan kedalaman.

Kali ini aku justru menghabiskan waktuku jauh dari siapapun. Aku asik menyendiri di pojok trotoar depan Islamic Center Jakarta Pusat, dengan gemuruh jiwa melebihi suara petasan yang bagai halilintar menyambar bersautan.


Sesekali terisak saat ingatanku tertuju pada kekasihku beberapa tahun silam yang justru memilih bermesra dengan kekasihnya bukan dengan aku yang gila dan sinthing sendirian. 


Apa doa yg engkau pilih kawan? Aku mohon supaya diri kita mulai menemukan akal sehat dalam setiap langkah yang akan kita torehkan kedepan.

Dengan hati berdebar aku masuki 2015, tahun “Nur", tahun dikotomi, tahun polarisasi ekstrem antara kegelapan menuju cahaya hidup yang aku akan tentukan kemana kakiku berpijak dan melangkah menyusuri jalan yang berliku.

Perkenankanlah aku memasuki “dunia Kaligrafi". Karena aku telah berharap bertemu dengan-Mu dari rahasia Kaligrafi Al Qur’an di balik setiap hurufnya. Sebab, buat sementara kaligrafilah penjaga kejujuranku, obyektivitasku, kejernihan, dan kesejahteraanku.

Sudah lama Sammy effendi melambai-lambaikan tangannya kepadaku, dan ku jawab, “Sebentar, aku masih harus menebarkan virus-virus kaligrafi disetiap relung jiwa dan aku juga persiapkan untuk membagi cahaya itu kepada kawan-kawanku semua".

Sudah lama Hasyim Muhammad Al Baghdadi menggoda-goda dengan lauhahnya yang kini terpampang manis di pintu syurga, namun kujawab, “tunggu dulu”, aku masih harus berkeliling-keliling membagi -bagikan entah itu darma atau apa saja yang sanggup aku bagikan asal memberi kemanfaatan bersama".

Kawan.......jangan pernah engkau biarkan hidupmu penuh dengan kesedihan, mulai sekarang bebaskan diri dari rasa sedih di masa lalu mu itu, dan mulai hidupmu lagi.

Gunakanlah cahaya kecil pada malam ini untuk memperjelaskan dirimu kedepan di tahun yang baru.
Esok saat mentari pagi pertama ditahun baru, menghirup udara pertama, menikmati hembusan angin pertama, melukis warna dilembaran kanvas kehidupanmu yang pertama dan baru.

Semoga segala cita kita dapat terwujud kawan.......

Lembaran demi lembaran yang telah kita lalui, coretan tinta dari warna-warni hidup kita diaatas kertas kadang tiada berarti dan tanpa makna.

Semoga di tahun ini lebih bermakna dan bermanfaat.

Selamat tahun baru 2015.

PILU AIR ASIA

Assiry gombal mukiyo
Jakarta, di penghujung tahun 2014

Ditengah laut luas
hamparannya terbentang bagai serigala buas
air mata mengguyur jiwa
air asia terhempas berkeping luka

pangkalan setia menantikan duka
Jerit gelegar mengalahkan riuhnya
Teriakan dan nyanyian doa dalam panik binasa
Terpelanting pesawat dalam nganga mulut samudera
Tak bisa aku bayangkan deritanya saat kepingan luka
Berbaur denga debur ombak air mata
Hatiku tertunduk lemah
Tak mampu aku bayangkan rintihan duka dan pilu desah
Saat meregang nyawa terhempas dan berkeping patah sudah
Menghapus peluhpun tak mampu ouhh..... resah.
Indonesia berduka
Rakyat menangis pilu dalam nestapa
Air mata membanjiri tiap sudut desa dan gemerlap kota
Yang tampak adalah kepedihan jiwa
Tatap mata keluarganya
Begitu kosong, seakan riang habis tanpa sisa
Setelah termangu menunggu siang malam terjaga
Mayat -mayat bergandengan tangan
Ketika tubuh dan jasad dihempas gelombang yang menelan
Jasad -jasad yang ditemukan itu membuktikan
Seolah mereka berkata ketika nyawa diujung tenggorokan
"Marilah kita berpegangan tangan, eratkan dan saling menguatkan!"
Sambil menjerit, meraung -raung dalam kepanikan
Aku tak kuasa
Membayangkan atas semua luka dan nganga
Hanya pilu dan duka yang semakin durja
Semoga mereka mi'raj dalam dekapan cintaNya
Disambut bidadari dan bertabur doa dari ampunan yang berlaksa -laksa
Mereka yang membeli tiket air asia
Adalah tiket kunci pembuka pintu surga
Tuhan memilih mereka bukan aku, kau juga dia
Aku melihat ruh yang ringan terbang melesat bagai cahaya
Wajah berseri dan pakaian yang berkilauan didalam nirwana
Aku yakin itulah mereka.